27 Februari 2006 admin

Biarkan aku menikmati hadirnya sosokku sendiri Larut dalam kemesteriusan diri Karena di sana aku merasa bahagia Terdiam bersama hening sebagai kawan setia Biarkan aku terjaga dalam jelaga malam satu warna Di sana keajaiban itu selalu sentuhiku Aku berada dalam hidup atau mati? Bahagiaku adalah saat aku tak mempedulikannya Lalu datang kau, kisahkan tentang realita dan masa Kenapa tuturkan itu padaku? Bukankah aku berada tepat di dalamnya? Lalu kau berkisah tentang konsep ketuhanan Ketuhanan bukanlah konsep, wahai kawai Hanya itu yang aku tau dalam segala bodohku Selebihnya hanya membuat aku terlihat semakin bodoh Dan aku tetap meyakini adanya Tuhan Walaupun sejujurnya…

27 Februari 2006 admin

Kau berbeda Tak perlu kencan malam minggu Tak perlu katakan rindu Tak perlu makan di resto Tak perlu kalung indah sebagai hadiah (lebih…)

27 Februari 2006 admin

Tuhan anugerahkan aku dua kaki untuk melangkah Tuhan anugerahkan aku dua tangan untuk memegang Tuhan anugerahkan aku dua mata untuk melihat Tuhan anugerahkan aku dua telinga untuk mendengar Tapi, Tuhan hanya menganugerahkan aku sekeping hati Mengapa? Mengapa hanya sekeping hati? Tapi, Tuhan hanya menganugerahkan aku sebuah jiwa Mengapa? Mengapa hanya sebuah jiwa? Ibuku hanya tersenyum saat kutanyakan hal itu Lalu dengan bijak memberitahuku, bahwa: Tuhan telah memberikan sekeping hati pada seseorang untukku cari Tuhan telah memberikan sebuah jiwa pada seseorang untukku temui Dan Tuhan telah anugerahkan kau dalam hidupku, bersama sekeping hati dan sebuah jiwa yang selama ini kucari… Untuk…

22 Februari 2006 admin

Kau berbeda Tak perlu kencan malam minggu Tak perlu katakan rindu Tak perlu makan di resto Tak perlu kalung indah sebagai hadiah Cukup katakan “Semalam aku mimpi kamu” Maka kau tahu, yakin dan percaya jika aku masih mencintaimu.

18 Februari 2006 admin

Kulihat duka yang sebenarnya dimatamu Kulihat serpihan hati yang luluh lantah Terdengar jelas lirih memohonku tuk kembali Tetes air suci mengaliri pipimu Tapi tetap tak kuasa menahanku Teriakmu panggil namaku Tak lagi kudengar Jiwa ini bukan lagi milikmu, gadisku Biarkan aku melangkah Menapaki setiap takdir, menikmatinya sendiri Maafkan aku, kasih… Tapi aku tetap harus pergi Tak perlu kau rindukan aku Tak usah kau mencariku Kelak, jika cinta itu kembali, akulah yang akan menemuimu

13 Februari 2006 admin

Dimatanya tak lagi ada cinta Entah dengan hatinya Yang aku tahu, kata-kata rindu tak lagi mampu meronakan wajahnya Dimatanya tak lagi ada cinta Entah dengan hatinya Yang aku tahu, belaian tulus tak lagi mampu damaikan gelisahnya Dimatanya tak lagi ada cinta Entah dengan hatinya Yang aku tahu, rayuan syahdu tak lagi mampu jinakkan liarnya Dimatanya tak lagi ada cinta Entah dengan hatinya Hanya itu yang aku tahu…

13 Februari 2006 admin

Jangan pernah katakan cinta Jika kamu tidak pernah peduli Jangan bicara tentang perasaan Jika rasa itu tidak pernah ada Jangan pernah genggam jemari Jika berniat membuat patah hati Jangan pernah katakan selamanya Jika berniat untuk berpisah Jangan pernah menatap mataku Jika yang kamu ucapkan adalah kebohongan Jangan pernah ucapkan “Halo” Jika berniat mengucapkan “Selamat Tinggal” Jangan pernah bilang kalau “Akulah satu-satunya” Jika kamu mengimpikan yang lainnya Jangan pernah mengunci hatiku Jika kamu tidak punya kuncinya Kirim ini ke 10 teman kamu dalam waktu 20 menit Untuk mendapatkan cinta yang sempurna

8 Februari 2006 admin

Sungguh, kuyakin ia mampu rasakan cinta ini Dan seyakin itu, ia tak mampu rasakan perih ini Mengharap cintaku, sementara kuberperang melawan nasib Mungkin ia tak pernah tahu, atau sekedar berpura-pura tak tahu Mungkinkah ia tak peduli? Dan tepat di pintu antar dimensi, kini aku berdiri Menatap setiap negosiasi hati Lalu ada sesuatu yang memaksaku memilih satu Membahagiakannya, itu cita-cita terbesarku saat ini Sungguh enggan jika harus berbagi perih Tapi bahagia yang mana dalam hidupku yang mampu kubagi? Sementara aku tersesak dalam realita hidup yang nestapa sejak lama Atau haruskah aku khabarkan derita ini padanya? Bisa mencintainya adalah kebahagian Tapi, cukupkah…

8 Februari 2006 admin

Aku melihat diriku ada di masa lalu Dan selalu seperti itu Sementara aku merasa kau ada di masa depan Yang aku yakini, kau sedang menantiku di sana Menanti aku memasuki masa depanku untuk menemuimu Yang aku tahu, aku pesimis akan masa depan itu Aku yang tengah pesimis dapat menemukanmu Entah kau tahu atau tidak Setiap kali aku menatap ke depan sana, mataku berjelaga Saat kemungkinan terindah tak mampu kukhayalkan Dan kemungkinan terbesar di depan terlalu kutakutkan Mungkin aku akan sangat berduka Namun di sana akan ada lega Saat ku dapat menatapmu meraih indah dunia Meraihnya bukan bersamaku Andai kau restui…

8 Februari 2006 admin 2Comment

Aku mencintaimu? Atau aku terlalu mencintaimu? Atau ada hal lain yang memaksaku untuk mencintaimu? Atau memang takdir yang menggariskan Hawa yang menjadi cinta di hati ini adalah kamu? Atau… Ah, aku memang mencintaimu