16 Juni 2007 admin 1Comment

Pemeriksaan kesehatan untuk menentukan fitness untuk
bekerja sebenarnya mudah saja. Koyl (1974) menetapkan
empat fungsi tubuh yang harus diperiksa: vegetatif,
lokomotif, perseptif dan integratif. Ada beberapa cara
untuk menetapkan fitness:

1. HRD menetapkan beban kerja, misalnya mengangkat
barang 10 kg. Pemeriksaan lokomotif pekerja
memperlihatkan kapasitas kerja 7 kg. Calon baru bisa
bekerja jika beban diturunkan menjadi 7, calon
temporarary fit.

2. Dicari medical guidelines (best practice), misalnya
UKOOA, penderita asthma yang bergantung pada obat,
tidak bisa diterima bekerja di offshore, karena bakal
report melakukan evakuasi;

3. Kesepakatan pengguna tenaga kerja, misalnya apakah
juru masak tidak boleh buta warna? Ternyata mereka
sepakat jika checker saja yang tidak butawarna.

Silakan untuk mendaftarkan diri pada Pelatihan Fit for
Work, di Hotel Harris, 26-27 Juni 2007, hubungi:

Naila KHAIRIYAH HP 081380158333 Telp 021 734 3651
Sri WIDIAWATI HP Nomor 0812 1025 123 Telp 021 734 3651
Yayasan IDKI di telepon Nomor 021 734 3651, Fax: 021
735 8966, email ke yayasan_idki@ yahoo.com.

Atas perhatian Saudara kami ucapkan banyak terima
kasih.

Wasalam,
Dr Sudjoko KUSWADJI MSc(OM) PKK SpOk
Yayasan IDKI – Konsultasi dan Pelatihan
Jl Puyuh Timur III EG3 No 1 Bintaro Jaya Sektor V
Jurang Manggu Timur Tangerang 15222 Indonesia
Tel: +6221 734 3651 Fax: +6221 735 8966 HP: +62 812
9290059
Email: yayasan_idki@ yahoo.com
HTTP://www.yayasani dki.or.id/

One thought on “Menentukan Fit untuk bekerja mudah, Harris, 26-27 Juni 2006.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *