7 Agustus 2006 admin 1Comment

Langkah-langkah kegiatan / pentahapan kegiatan
Tsunami di Tanah lot ( T MERT )
Tabanan emergency medical response team

Dalam simulasi yang berlangsung, diceritakan para wisatawan manca negara dan wisatawan domestik sedang menikmati panorama Sunset di pantai Tanah Lot Tabanan yang sangat terkenal itu. Pemandangan yang sangat indah ditambah dengan air laut yang tidak seberapa tinggi membuat para wisatawan leluasa berjalan-jalan dan duduk-duduk di pinggir pantai.
Para pedagang yang menjual makanan dan minumanpun dipadati oleh para pengunjung, mereka tampak asyik bersenda gurau sambil menikmati indahnya panorama alam di Pura Tanah Lot. Tiba-tiba pengunjung dikagetkan oleh gempa bumi yang berskala kecil namun kekagetan tidak berlangsung lama dan para pengunjung, pedagang dan masyarakat sekitar kembali mekakukan aktivitasnya seperti biasa.

Lima menit kemudian air laut tiba-tiba surut, banyak ikan menggelepar-gelepar menjadi pemandangan yang tidak biasa. Kesempatan ini tentu saja membuat masyarakat berebutan untuk mengambil ikan dan menjadi tontonan yang menarik bagi wisatawan asing dan wisatawan domestik yang kebetulan berada di tempat itu.
Meskipun ada Wisatawan asing yang berteriak-teriak agar orang-orang menjauhi pantai karena kemungkinan akan ada gelombang Tsunami, namun suaranya tenggelam diantara teriakan penuh kegembiraan dari masyarakat setempat yang mendapat banyak ikan karena air surut tiba-tiba. Belum habis kegembiraan warga setempat dan para wisatawan melihat masyarakat rebutan menangkap ikan, tiba-tiba dari kejauhan tambak gelombang yang sangat tinggi. Semua orang menjadi panik mereka berusaha berlarian menjauhi pantai.
Gelombang yang tinggi itu datang dengan cepat dan menghempas orang- yang tidak sempat melarikan diri ketempat yang lebih tinggi. Banyak korban yang terluka, ada juga yang terjebak dalam mobil, ada juga yang di hantam gelombang dan terbentur di bebatuan pantai.

Puskesmas setempat segera mengirimkan tim bantuan medis ke lokasi, Dokter dan petugas kesehatan dari puskesmas kewalahan menangani korban yang sangat banyak.
Dokter Puskesmas yang bertindak segera menghubungi dinas kesehatan Kabupaten dan BRSU Tabanan untuk meminta bantuan tenaga dan obat-obatan, Lima belas menit kemudian polisi juga tiba di lokasi dan langsung mengamankan TKP. Masyarakat yang selamat dan polisi di TKP memberi pertolongan seadanya dan beberapa orang menghubungi rumah sakit lewat telpon 811027.
Informasi diterima rumah sakit oleh petugas operator pada jam 09.20 wita dan langsung disampaikan kepada petugas Ambus yang sedang bekerja di IRD. Isi berita telah terjadi bencana Tsunami di pesisir selatan Tabanan, beberapa orang luka parah, tidak sadar, lecet-lecet bahkan ada korban meninggal, Tim Bantuan Medis Puskesmas Kediri III dan polisi sudah ada ditempat kejadian. Setelah informasi diterima salah seorang petugas ambus menguhubungi channel polisi untuk memastikan kejadian sebenarnya dan dibenarkan oleh polisi.
Petugas ambus dan dokter jaga kemudian koordinasi dengan sopir jaga untuk memberangkatkan Ambulance 118. Dalam perjalanan petugas Ambus kontak dengan dr Agus Bintang untuk melaporkan kejadian dimana saat itu sedang berlangsung morning report. Instruksi yang diberikan langsung ke TKP dan laporkan situasi dilapangan.Lima belas menit kemudian Ambulance 118 tiba dilokasi dan langsung memberi pertolongan [ pertolongan pertama,memilah pasien, mengatur ambulance yang mengambil korban ], sambil memberi pertolongan petugas Ambus melaporkan kejadian di TKP. Informasi yang diterima : telah terjadi bencana Tsunami di pesisir selatan wilayah Tabanansuporter . Jumlah korban diperkirakan 25 orang. Informasi yang diterima kemudian langsung disampaikan di morning report,untuk dilakukan koordinasi dengan pihak terkait.

URAIAN TUGAS :
1. Dokter Puskesmas / Dokter Tim Bantuan Medis Lapangan:
Salah seorang dokter sebagai koordinator lapangan bertugas :
o Menentukan posisi aman triage / letak bendera.
o Membagi peran tim bantuan yang baru datang.
o Memeriksa kerja tim dilapangan.
o Mengkoordinir ambulance yang akan berangkat [ evakuasi korban hidup sesuai keadaan ke rumah sakit, korban mati ke kamar jenasah.
o Selalu menjalin kerja sama dengan TS dokter rumah sakit.
o Berkoordinasi dengan Lintas sektor terkait.
o Menyerahkan tugas Koordinator apabila ada orang yang lebih berkompeten tiba di lokasi bencana.
2. Petugas Ambulance dan dokter Tim Bantuan Medis Lapangan/TMERT
o Dokter Tim Bantuan Medis Lapangan dan Crew Ambulance bertugas menstabilisasi , resusitasi korban yang akan di evakuasi ke RS.
o Membantu menstabilisasi korban yang telah diarahkan ke bendera merah dan kuning.
o Mencatat keadaan penderita mengenai identitas, kondisi pasien [ A, B, C ] dan tindakan yang telah dikerjakan dilapangan.
o Mentransportasi korban ke fasilitas kesehatan yang memadai sesuai dengan kondisi pasien.
o Serah terima pasien di fasilitas kesehatan yang di tuju.
3. Puskesmas Terdekat ( Pos Depan )
?› Menyiapkan Puskesmas dan SDM untuk menerima korban.
?› Melakukan triage ulang terhadap korban-korban yang baru datang.
?› Melakukan tindakan dan terapi sesuai keadaan korban.
?› Melakukan Koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten apabila memerlukan bantuan materiil dan SDM.
?› Melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit untuk evakuasi pasien yang kondis memburuk
?› Melakukan pencatatan dan pelaporan
4. Perawat IRD
o Menerima pasien yang baru datang di IRD.
o Memberi pertolongan pertama dan melakukan triage penderita bersama dokter jaga.
o Melaksanakan tindakan lanjutan sesuai kondisi penderita bersama dokter jaga.
5. Perawat Kontrol
o Melakukan koordinasi kepada pihak terkait sebelum bagian yang dimaksud datang.
o Mengkoodinasikan tenaga keperawatan di ruangan.
6. Operator radio medik
o Bertugas bertukar informasi dari tempat kejadian , melaporkan ke RS mengenai keadaan korban.
o Menghubungi pihak terkait lewat telpon / radio medik bila diperlukan.
7. Dokter Jaga RS bertugas :
o Membuat laporan lisan ke KA IRD dan menghubungi RS rujukan yang lebih besar bila diperlukan.
o Koordinasi dengan tim Hospital dokter bedah, anaestasi dll.
o Koordinasi dengan Perawat Kontrol , Ka Perawat IRD sehingga dapat diketahui kesiapan daya tampung rumah sakit dan kebutuhan tenaga perawat.
o Menerima penderita yang dievakuasi ke rumah sakit dan mengarahkan penderita berdasarkan triage / labelisasi hingga ditangani oleh tim hospital.
o Menjalin koordinasi dengan tim lapangan.
8. Apotik / Depo
o Bertugas menyediakan obat-obatan dan alat medis yang diperlukan.
9. Bagian Gizi.
o Menyediakan konsumsi kepada pasien dan petugas yang bekerja dan
Pasien.
10. Satpam
o Mengamankan lokasi sehingga petugas dapat bekerja dengan tenang.
o Ikut membantu petugas IRD dalam transportasi pasien dari ambulance ke IRD.
o Memberi informasi ke pengunjung .
o Menjamin Akses ambulance keluar masuk IRD tidak terhambat.
o Melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian apabila diperlukan tambahan pengamanan.
11. Bagian Informasi
o Memberi informasi kepada pengunjung mengenai identitas pasien dan lain-lain dalam bentuk papan informasi di depan IRD.
12. Loket Pendaftaran / SIMRS.
o Mendata penderita yang masuk ke Rumah sakit dan memasukan tindakan yang telah dikerjakan.
13. Perawat Ruangan
o Ikut membantu di IRD terutama untuk penanganan penderita dengan bendera kuning dan hijau.
14. Bagian Managemen Rumah Sakit / PIN RS
o Mengkoordinasikan tenaga yang ada di Rumah Sakit.
o Menjadi pengamat dalam latihan Penanggulangan Bencana.
o Memberi informasi kepada pers bila ada.
Tim PSC Provinsi Bali Denpasar

* Menjadi Peserta / pengamat dalam latihan Penanggulangan Bencana.
* Memberi masukan dalam bidang penanggulangan bencana.

Ternyata perlu banyak berlatih lho!!!!
Special Thanks To dr Wyn Sutarga atas Supportnya. Bravo RS Sanglah sarannya sangat simpatik.

[ Uraian tugas masing-masing tim yang lengkap dalam file tersendiri ]
Disimulasikan tanggal 5 Agustus 2006
Doc TMERT Tabanan

Eka Andayani wrote:

Dear Bli Gus,
Poster dan CD sudah dikirim, besok bisa diambil di Safari DR Jln Raya Puputan, No Resi 0000727, saya tujukan ke dr. Agus Bintang, nanti tolong disampaikan ke beliaunya yaa….
Trus… hiks..hiks… saya takut ngebayangin reaksinya Bligus klo udah ngeliat poster & CD itu…. nanti jangan marah ya… pliss.. Maaf klo hasilnya mengecewakan… Ya, oke deh kalo mo marah saya terima, tapi marahnya pelan2 aja ya…

Oya, trus ini saya kirim file cara utk pake program picture manager.
Have a nice trial

Putu Eka Putri Andayani
Divisi Stratejik & SDM
Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan FK UGM

O : +62-274-549423-5
F : +62-274-547487
M : +62-812-271-0451

One thought on “SIMULASI TSUNAMI

  1. kegiatan simulasi bencana seperti ini telah secara rutin kita lakukan baik di lingkungan internal RS Tabanan maupun di luar RS termasuk melibatkan masyarakat umum, pelajar maupun instansi terkait seperti kepolisian, Pemadam Kebakaran, dll. Ilmu dan skill memang harus terus di latih dan di update.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *