Archive for the ‘Puisi’ Category

Sebuah sajak

in Puisi

bila engkau sedang bergembira mengacalah dalam-dalam ke lubuk hati disanalah nanti engkau dapati bahwa hanya yang pernah membuat derita berkemampuan memberimu bahagia jika engkau berduka cita mengacalah lagi, ke lubuk hati disanalah pula bakal kau temui bahwa sesungguhnya engkau sedang menangisi sesuatu yang pernah engkau syukuri Khalil Gibran

Rindu ini

in Puisi

Rindu ini… Dalam kebekuan hati yang lelah mencari setitik arti cinta tuk mengisi hari setitik arti rindu tuk menjalin mimpi dengan langah tertahan ku ingin temukan nuansa indah kerinduan tuk abadikan kenangan

Rindu ini

in Puisi

Salah satu ciri seorang yang beriman adalah ketika disebut nama Allah maka bergetarlah hatinya. Bergetar kerana takut akan azab-Nya, Bergetar kerana mengharap Ridho-Nya, Dan bergetar kerana rindu ingin berjumpa dengan-Nya.

Yang Aku Takutkan Terjadi

in Puisi

Kumpulan orang langit itu sudah mengingatkan, “Kalian hanya perlu berlayar saja di atasnya dengan perahu kalian..!” “Jangan masuk ke lautan karena di dalamnya banyak hewan ganas dan beracun…” Tapi engkau malah mengambil tali dan mengikatkannya di tubuh kalian Lalu kalian melompat ke sana tanpa bisa kami cegah dan entah apa maksud kalian Yang aku takutkan… More

Siapa Sebenarnya Kau?

in Puisi

Pernah ku sembunyikan cinta ini Kusimpan dalam laci meja belajarku, lalu kukunci erat Hingga suatu pagi kutemukan cinta itu sudah tak ada lagi dalam laci Dan tak pernah kutemukan lagi hingga aku bertemu denganmu dalam ketidaksengajaan Ku lihat cinta itu ada bersamamu Dan tak pernah ia meninggalkanmu Entah bagaimana kau mencuri cintaku dan membuatnya menjadi… More

Kembali Nestapa Menjadi Milik Jiwa

in Puisi

Sungguh, kuyakin ia mampu rasakan cinta ini Dan seyakin itu, ia tak mampu rasakan perih ini Mengharap cintaku, sementara kuberperang melawan nasib Mungkin ia tak pernah tahu, atau sekedar berpura-pura tak tahu Mungkinkah ia tak peduli? Dan tepat di pintu antar dimensi, kini aku berdiri Menatap setiap negosiasi hati Lalu ada sesuatu yang memaksaku memilih… More

Dari Masa Lalu

in Puisi

Aku melihat diriku ada di masa lalu Dan selalu seperti itu Sementara aku merasa kau ada di masa depan Yang aku yakini, kau sedang menantiku di sana Menanti aku memasuki masa depanku untuk menemuimu Yang aku tahu, aku pesimis akan masa depan itu Aku yang tengah pesimis dapat menemukanmu Entah kau tahu atau tidak Setiap… More

Bidadari dan Asap Knalpot

in Puisi

Hai gadis manis di ujung jalan Manismu semanis-manis rayuanku Indahmu seindah-indah bujukku Tak tahukah engkau, lekuk tubuh terbaluk kain tipis itu sangat menggoda aku? Duhai gadis manis di sisi trotoar Gejolak nafsu ini mengalahkan segala Menguasai setiap inci pikiran, memenuhi isi kepala Aduh, tolong hentikan angin itu Aku benar-benar tak mampu menahan pesona gerai indah… More

Maafkan, Aku Harus Pergi

in Puisi

Kulihat duka yang sebenarnya dimatamu Kulihat serpihan hati yang luluh lantah Terdengar jelas lirih memohonku tuk kembali Tetes air suci mengaliri pipimu Tapi tetap tak kuasa menahanku Teriakmu panggil namaku Tak lagi kudengar Jiwa ini bukan lagi milikmu, gadisku Biarkan aku melangkah Menapaki setiap takdir, menikmatinya sendiri Maafkan aku, kasih… Tapi aku tetap harus pergi… More

Adakah Aku Tengah Berada Dalam Sejati Kebodohan Diri?

in Puisi

Biarkan aku menikmati hadirnya sosokku sendiri Larut dalam kemesteriusan diri Karena di sana aku merasa bahagia Terdiam bersama hening sebagai kawan setia Biarkan aku terjaga dalam jelaga malam satu warna Di sana keajaiban itu selalu sentuhiku Aku berada dalam hidup atau mati? Bahagiaku adalah saat aku tak mempedulikannya Lalu datang kau, kisahkan tentang realita dan… More