Tak dapat kuberi judul

in Puisi

Dimusim dingin, aku hanya dapat berlindung dibalik dedahanan,
Air mata yang jatuh tak juga dapat mencairkan salju dibawaku,
Tuan, datangkanlah sinar yang dapat menghangatkan tubuhku,
Dan mencairkan salju-salju disekelilingku.

Tuhan, aku melihat sinar dijauh disana,
Kuyakin sinar itu perlahan-lahan kan menghampiriku
dan menghangatkanku
Dan kudapat terbang kembali, bermain bersama teman-temanku,
Bebas mengepakkan sayap dan berayun-ayun diatas dahan,
bernyanyi ceria,

Tuhan, kulihat cahaya itu semakin mendekat,
Tapi kumerasa sangat dingin ?

Terimakasih, Tuhan, kini cahaya itu berada tepat diatasku,
Dan kumerasakan hangat, dinginku lenyap seketika,
Tetapi … kemana salju yang berada dibawahku
kemana dahan yang sedang kupijak, Tuhan